Ini 5 Investor Terbaik Di Dunia

- Mei 05, 2019
Di antara mereka yang bekerja keras, terdapat beberapa profesional yang sukses dalam pekerjaannya. Mereka tidak hanya bekerja, melainkan juga mengatur strategi. Dalam hal ini, ialah seorang investor. Seorang investor terbaik mengerti bagaimana caranya membangun keberuntungan dan melipat gandakan uang mereka. Kekayaan yang mereka miliki tidak serta merta muncul, melainkan hasil anutan yang panjang dan matang pula. Di kutip dari laman money.usnews.com, berikut ialah 5 investor terbaik di dunia;

  • 1. David Swensen
Sebagai Chief Investment Officer di Yale University, David Swensen menjadi tokoh keuangan dengan rekam jejak baik. Swensen mengambil alih dana sokongan Yale pada pertengahan 1980. 30 tahun berikutnya, Yale memulangkan 13,9 persen per tahunnya, memecah rekor 4 persen per tahun. Dia berhasil dalam menjalankan teori portofolio modern, yang berfokus pada paparan diversifikasi untuk pengembalian tinggi aset kelas. Kesuksesan tersebut dimuat dalam bukunya, Pioneering Portofolio Management.

  • 2. Peter Lynch
Tidak hanya sukses dalam pengembalian dana di Fidelity’s Magellan Fund, ia juga menulis dua buku mengenai investasi berjudul One Up on Wall Street dan Beating the Street. Kewenangan tersebut didapatkan berkat 13 tahun masa jabatannya di Magellan. Dana yang dihasilkan Lynch tumbuh sampai 29,2 persen per tahun.

  • 3. Carl Icahn
Carl Icahn sudah menjadi simbol Wall Street semenjak 1980an. Baru-baru ini, Icahn menghasilkan laba miliaran pada Netflix dan Apple.  Hal tersebut membantu perusahaan investasinya, Icahn Enterprises. Perusahaan investasi itu mendapat imbal hasil 14,6 persen per tahun selama 15 tahun terakhir.

  • 4. John Templeton
John Templeton mempelopori penggunaan reksa dana diversifikasi dan mempunyai hasil yang mengesankan dan konsisten lebih dari 60 tahun. Saat pasar tertekan pada 1939, ia meminjam US$ 10.000 (Rp 132 juta) dan membeli 100 saham dari setiap saham di bawah US$ 1 di Bursa Efek New York. Semua kecuali empat saham membuahkan hasil, dan empat tahun kemudian, ia menjual mereka lebih dari US$ 40.000 (Rp 529 juta). (estimasi kurs Rp 13.235 per dolar AS).

  • 5. Jerry Buss
Jerry Buss meraih kekayaannya dari nol, dan ia tidak memakai pasar saham. Saat kecil, Buss bekerja sebagai pengelap sepatu dan menggali parit. Ketika kuliah, ia bersama 4 investor lain melepas US$ 6.000 (Rp 79 juta) dan meminjam US$ 100.000 (Rp 1 miliar) untuk membeli 14 unit apartemen pada 1959 yang nilainya bermetamorfosis US$ 350 juta (Rp 4632 miliar) 18 tahun kemudian.

Buss selanjutnya membeli NBA’s Los Angeles Lakers, NHL’s Los Angeles Kings, Forum, dan properti lainnya seharga US$ 67,5 juta (Rp 893 miliar) pada tahun 1979. Buss meninggal tahun 2013. (Sumber by Liputan6.com)
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!