6 Cara Meningkatkan Daya Tarik Blog Bisnis Anda

- Mei 07, 2019
Jutaan blog beredar di internet. Sebagian nampak sangat hidup dan ramai pembaca, namun tak sedikit pula yang begitu sepi dengan pengunjung hanya numpang lewat. Padahal, sebagai sebuah aplikasi yang didominasi tulisan, tolak ukur berkualitas atau tidaknya blog dilihat dari tingkat pembacanya.

"Kita harus setuju dulu bahwa”pembaca” dalam goresan pena ini merujuk pada pengunjung yang membaca isi blog, sementara “pengunjung” bisa jadi hanya sekadar visit/numpang lewat.

Neil Patel (seorang entrepreneur dan analytics expert asal Amerika Serikat yang terkenal dengan website KISSmetrics, Crazy Egg, dan QuickSprout) melaksanakan analisis terhadap seberapa jauh pengunjung menyusuri halaman sebuah blog (scroll down). Hasil analisisnya mengatakan “hanya 40 % pengunjung yang benar-benar membaca postingan blog”. Jadi, sekalipun tingkat pengunjung blog tercatat tinggi, kita tidak bisa menyimpulkan bahwa blog tersebut berhasil. Memang benar pengunjung banyak, tapi apakah postingan kita dibaca dengan baik dan gosip yang ingin kita sampaikan diterima dengan benar? Jika pengunjung numpang lewat saja, tentu blog kita tak jauh beda dengan zebra cross.

Informasi penting di atas membuat saya berusaha mencari tahu bagaimana caranya menggiring pengunjung dari sekadar numpang lewat menjadi pembaca setia. Saya pun menemukan formulasi menarik dari Neil Patel dan ingin saya bagikan untuk kita semua. Formulasi ini saya modifikasi semoga lebih gampang dimengerti dan diterapkan untuk siapa saja yang ingin blognya semakin hidup. Ketiga formulasi ini harus dilakukan secara utuh saling menyokong semoga bisa membuat blog yang akan dibaca semua orang (terutama sasaran market Anda)

Formulasi 1: Meningkatkan Daya Tarik Blog Anda

Agar pengunjung blog terdorong untuk membaca setiap artikelnya, kita harus meningkatkan daya tarik blog terlebih dahulu. Buat pengunjung ingin membuka artikel yang ada di dalamnya kemudian membacanya dari awal hingga akhir. Berikut ialah 6 cara untuk mewujudkannya:

  • 1. Menambah font size dan spacing
Coba perhatikan blog-blog anggun yang populer. Tampilan tulisannya niscaya sangat lega, bersih, dan gampang dibaca. Memperbesar font size blog menjadi 8-11 poin membuat tampilan lebih ringan dan yummy dibaca. Font size 11 poin terbukti meningkatkan average time on site hingga 27 detik. Spacing ditambah untuk menampilkan kesan lebih lega.

  • 2. Gunakan headings, bullets, lists, dan block quotes
Tulisan panjang tanpa jeda/pemisah sama dengan bunuh diri. Untuk mendandaninya, manfaatkanlah headings, bullets, list, dan block quotes. Setiap membuat 1 artikel, kategorikan ke dalam beberapa subjudul. Jika ingin menjelaskan langkah atau daftar, tampilkan dengan bullets dan lists semoga tidak nampak overload dalam satu paragraf. Sisipkan pula block quotes untuk hal penting yang ingin ditekankan.

  • 3. Berinteraksi dengan pembaca
Berinteraksi dengan pembaca bisa dimulai dari konten artikel itu sendiri. Gunakan kata sapaan : “saya”, “Anda”, “kamu”, dan “kita” dalam tulisan. Perlakukan pembaca menyerupai sobat mengobrol. Dengan begitu, kemungkinan pembaca untuk merespon melalui kolom komentar akan semakin tinggi.

  • 4. Tiga gambar paling ideal
Kehadiran gambar sangat membantu menambah daya tarik goresan pena dan menjadi ilustrasi yang memudahkan penjelasan; asal gambarnya tidak lebih dari tiga. Analisis Neil Patel mendapati bahwa 1 postingan blog yang berisi lebih dari 3 gambar mempunyai kemungkinan untuk seluruhnya dibaca “15% lebih rendah” daripada yang memuat maksimal 3 gambar. Kalaupun ingin memakai lebih dari 3 gambar, pastikan gambar tersebut bisa menambah daya tarik dan menjelaskan isi goresan pena dengan baik.

  • 5. Satu postingan maksimal 1.500 kata
Kita tidak sedang menulis sebuah buku. Pembaca di internet pun tidak meluangkan waktu panjang untuk membaca sebuah tulisan. Oleh alasannya ialah itu, biasakan membuat satu goresan pena maksimal 1.500 kata. Straight to the point and keep it simple short!

  • 6. Simpulan di simpulan tulisan
Kesimpulan penting, terutama bagi pembaca yang mungkin tidak mempunyai waktu banyak membaca 1 goresan pena penuh. Selain itu, kesimpulan mengarahkan pembaca untuk pribadi scroll down membaca kesimpulan – merasa tertarik – kemudian memutuskan untuk membaca keseluruhan goresan pena dari awal.

Sumber Artikel : startupbisnis
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!