5 Pelajaran Didapatkan Sales (Tenaga Penjualan) Dari Olimpiade Rio 2016

- Mei 03, 2019
Dunia olahraga selalu menjadi sumber pandangan gres bagi orang-orang dalam bisnis. Meskipun olympians menjadi lebih besar dari ikon kehidupan, mereka yang berada di dunia penjualan dan pangsa bisnis mempunyai banyak kesamaan dengan kedudukan tertinggi atlet, termasuk kerja keras, keuletan, dan dedikasi.

Persaingan yang sengit dan paling keras menjadi yang teratas.Dalam setiap diri para atlet yang berjuang untuk mendapat medali telah bekerja keras sebelum hasilnya bertanding. Seorang sales juga demikian, untuk menghasilkan penjualan banyak tentu telah mempersiapkan diri dengan pengetahuan perihal produk dan layanan yang akan ditawarkan pada pelanggan. 

Jika anda yaitu orang yang suka menonton setiap pertandingan dalam olahraga olimpiade rio 2016, maka itu sama dengan setiap usaha anda dalam menjalankan bisnis anda ketika ini. Kerja keras, keuletan, tanggung jawab dan tidak gampang goyah.

Ok, ada begitu banyak yang sanggup kita pelajari perihal penjualan dari Olimpiade Rio 2016. Berikut yaitu lima pelajaran dari permainan yang kita sanggup terapkan dalam penjualan dan bisnis;

  • Berjuang Untuk Menang, Bukan untuk Menghindari Kehilangan

Ada banyak negara di Olimpiade yang tidak sanggup mengirim banyak para atlet mereka sebagai calon pemenang medali emas. Termasuk indonesia, kita berharap membawa pulang setidaknya beberapa emas, tetapi ada negara yang bahkan tidak sanggup mengirim sepuluh atlet sebab banyak tantangan.

Namun, setiap empat tahun, negara-negara ini berjuang untuk mengirimkan sebanyak mungkin atlet mereka berjuang. Dan misi mereka tidak berakhir disana: mendapat medali.

Salah satu negara yaitu Filipina. Mereka telah secara konsisten mengirim atlet di Olimpiade tetapi belum memenangkan medali semenjak tahun 1996. Tahun ini, mereka hasilnya meraih medali perak di ajang angkat besi 48 kg Perempuan.

Tantangan bukanlah hal gres bagi orang di bidang penjualan. Seperti pengalaman banyak negara yang lebih kecil berjuang untuk sukses di Olimpiade, ketahanan dan ketabahan yaitu kunci. Wiraniaga harus tahu bagaimana untuk berpesta penolakan dan membuatnya menjadi materi bakar penyemangat.

Salah satu rintangan terbesar seorang sales yaitu frustasi. Yang mengacaukan suasana hati dan hasilnya sanggup mempengaruhi produktivitas mereka.

Jika ada satu hal Olimpiade ajarkan pada kita, itu yaitu bahwa kita harus selalu ingin menang dan mendapat YA  dan menghindari NO.

Seorang sales perlu mengambil contoh pikir para atlet, yaitu contoh pikir menang dan bertujuan untuk terus meningkatkan penjualan setiap waktu.

  • Potensi Memenangkan Lotre 

Siapa yang belum mendengar perihal Simone Biles? Pesenam Olimpiade dari AS mendapat empat medali emas dan perunggu.

Perjalanan Simone, ibarat banyak Olympians; dimulai dari masa kecil. Dia ditemukan oleh perlatih Olimpiade selama perjalana kelapangan sekolah ketika beliau masih kecil dan melatihnya secara berangasan menjadi juara sekarang.

Dalam penjualan, salah satu komponen paling penting untuk keberhasilan yaitu mempekerjakan orang tepat.

Perusahaan kehilangan banyak sumber daya melalui keluarnya karyawan/ atau tidak kompeten. Karena pengalaman ini dialami bersama oleh banyak perusahaan di industri yang berbeda; ada kecendrungan untuk menyewa tenaga penjual yang paling berpengalaman dari tumpukan pelamar. 

Kisah Olimpiade Simone Biles 'mengajarkan kita bahwa hal itu sama penting untuk sanggup melihat potensi ibarat itu yaitu untuk menentukan orang-orang yang sudah di antara yang terbaik. Tenaga sales atau penjualan harus selalu terbuka untuk pembinaan individu yang menjanjikan bahkan bila kedua talenta dan keterampilan masih perlu dipoles.

  • Menggali dan Mempelajari Lebih Dalam Pesaing Anda

Dalam penjualan menjaga pesaing tidak sanggup menjadi pekerjaan pemalas. Apakah anda puas dengan hanya mengusut media umum mereka ketika anda kebetulan ingat?

Mengambil pelaharan dari Sam Webster, Kiwi Olympian Endearingly disebut sebagai Wiki sebab kebiaasaannya secara ekslusif meneliti setiap kompetisi yang akan dihadapinya. Direktur berkata, "Dia mengerti dengan siapa beliau bersaing. Anda harus mengerti siapa Anda lawan. "

Dan bukankah itu sama dalam bisnis dan penjualan khususnya?

Pesaing anda lapar untuk pelanggan sebanyak-banyaknya. Meskipun anda memperlihatkan yang terbaik meningkatkan proses internal anda, cara anda menghasilkan lead dan pejualan, anda harus mencurahkan waktu dan energi untuk menjaga pesaing anda.

  • Meningkatkan Keahlian! Mengkhususnya

Ratusan insiden di Olimpiade. Seorang atlet sanggup hingga ke tingkat kini sebab mereka mempuanyai kekuatan dan terus mendorong. Negara-negara ibarat Jepang membidik medali dari Judo, sebab negara mereka secara budaya cenderung dan di mana mereka sanggup unggul. Strategi ini telah bekerja untuk negara-negara ibarat ini dan itu sesuatu yang perlu dilakukan dalam penjualan juga.

Apa yang anda kuasai? 

Hal ini juga sama pentingnya untuk tim penjualan untuk melihat spesialisasi kiprah sedini mungkin. Sementara semua orang harus mempunyai dasar keterampilan, mempunyai keahlian untuk setiap tahap proses penjualan menjamin bahwa anda mempunyai tim pemenang. Jika seseorang hebat mendapat pembeli potensial dalam demo, artinya harus menjadi fokusnya. 

  • Pelatihan Konstan yaitu Kemenangan Konstan

Kabar konkret terbesar dalam Olimpiade Rio 2016 yaitu menjalan kiprah perpisahan sukses dari superstar Olimpiade Michael Phelps (AS) dan Usain Bolt (Jamaika). Keduanya telah menyampaikan bahwa ini akan menjadi balapan terakhir mereka untuk medali Olimpiade. Phelps dan Bolt, masing-masing telah terus berkompetisi pada tingkat yang sangat tinggi sepanjang karier mereka. 

Apakah yang menciptakan Phelps dan Bolt terpisah dari orang-orang yang jatuh dan terbakar? Mereka terus berlatih, terus mendapat yang lebih baik, dan terus merawat badan mereka.

Hal yang sama sanggup dikatakan untuk tenaga penjualan. Ada banyak veteran yang letih yang terjebak dalam masa tua, latihan kurang efektif.

Apa kuncinya disini? Seperti Phelps dan Bolt, harus ada legalisasi perubahan konteks itu.

Perubahan kompetisi. Perubahan Industri. Pelatihan konstan dan pembinaan berulang-ulang tidak hanya untuk pemain muda. Jika anda ingin terus menang, anda harus terus-menerus beradaptasi.

Sama ibarat atlet Olimpiade Rio 2016 terdorong untuk menang di program setiap hari, penjual masuk dan keluar, berjuang untuk memenangkan setiap prospek. Ini penting bagi sales untuk selalu waspada untuk pelajaran yang sanggup diterapkan untuk profesi kita.

Apa yang sanggup anda dapatkan dari Olimpiade Rio 2016?
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!