5 Hal Dapat Dipelajari Pengusaha Dari Pelanggan Sendiri

- Mei 13, 2019
5 Hal Bisa Dipelajari Pengusaha Dari Pelanggan SendiriHal ini tentu bukan pertama kali anda dengar, tapi pada dasarnya "suara pelanggan anda ialah hal yang dibayar dengan perhatian". Hari ini, ada banyak untuk mendapat perhatian mereka dengan cara : Survei, kuesioner, email layanan pelanggan, live chat, dan telepon dimana semua susukan itu sanggup dimanfaatkan untuk meminta dan menanggapi umpan balik pelanggan. 

Tidak ada hukum yang menyampaikan komunikasi itu perlu serius atau formal. Misalnya, layanan pelanggan, penjualan, dan tim support anda berbicara dengan pelanggan setiap hari. Melatih mereka untuk menciptakan percakapan mereka menarik. Tanyakan kepada mereka ihwal diri mereka sendiri dan bisnis mereka dan merek akan membuatkan wawasan yang sangat berharga yang sanggup ditindaklanjuti atau setidaknya dibahas secara internal.

Sebagai contoh, perusahaan kecil teman yang bergerak dibidang pembuatan website. Dimana mereka secara aktif mengumpulkan umpan balik melalui beberapa saluran. Ketika mereka menyelesaian proyek situs, pelanggannya akan diminta untuk menilai perusahaan dengan meninggalkan komentar, saran atau mereka miliki ide. Bahkan mereka telah membangun sebuah database sangat besar dari kumpulan saran para pelanggan yang sanggup dipakai untuk fokus dan memprioritaskan pekerjaan mereka pada produk. Baca Juga 10 Cara untuk Tetap Membuat Klien Lebih Loyalitas dan Bahagia


 Hal Bisa Dipelajari Pengusaha Dari Pelanggan Sendiri 5 Hal Bisa Dipelajari Pengusaha Dari Pelanggan Sendiri

Berikut ialah 5 hal yang sanggup dipelajari pengusaha dari pelanggan, dimana hal itu akan membantu anda untuk mula mendengarkan dan berguru hari ini:
  • 1) Mendengarkan dengan Cermat. Di sinilah dimulai, terus dan berakhir. Banyak perusahaan menyampaikan sumbangan kepada pelanggan mereka melalui telepon dan chatting, tetapi banyak pelanggan lebih menentukan jarak emosional dibandingkan dari email atau webforums. Ada pelanggan yang lebih bernafsu dan lainnya berbeda. Pendekatan ialah untuk secara aktif mencari umpan balik pelanggan melalui survei, panggilan telepon keluar, atau secara online menyerupai popup jendela chat dan sejenisnya.
  • 2) Ini bukan hanya bagaimana anda mendengarkan pelanggan, tetapi juga siapa yang mendengarkan. Harus ada orang yang dipilih di lini depan yang mempunyai kemampuan untuk benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan pelanggan. Beberapa kemampuan yang dibutuhkan sanggup diajarkan atau diperkuat dengan pembinaan yang tepat, tetapi melalui prekrutan juga sanggup dilakukan untuk orang yang tepat pada pekerjaan itu.
  • 3) Tetap fokus. Berkonsentrasi keras pada seluruh proses berguru dari pelanggan anda melibatkan banyak orang terutama pelanggan. Berlatih pada metode berkomunikasi dengan pelanggan akan menyebabkan perbaikan terus menerus dan berkelanjutan. Kebijakan dan protokol harus berkembang dari waktu ke waktu menyerupai saat anda merespon kebutuhan pelanggan. Jangan pernah mengukit metode anda hanya diukit di batu, pendekatan lembut akan memungkinkan anda untuk menjadi responsif terhadap apa yang mereka katakan dan anda akan cepat dalam reaksi.
  • 4) Produk anda bisa lebih baik. Jangan selalu membela diri, saat seseorang memberitahu anda bahwa produk anda menyebalkan, jangan eksklusif membela dan melindungi diri. Sebaliknya menempatkan diri dalam memperlihatkan pada orang itu dan mempertimbangkan apa yang mereka alami. Ingat, tak seorang pun pernah membangun sebuah mesin yang sempurna, atau menyampaikan layanan yang sempurna, setiap website, toko ritel dll. Itu semua bisa diperbaiki, dibentuk lebih handal, ditatal lebih intuitif, atau ditawarkan dengan harga yang lebih baik. 
Baca Juga Inilah Fakta Blog Perusahaan Sangat Penting Untuk Bisnis
  • 5) Ide-ide besar bisa tiba dari mana saja. Akhirnya, perlu diingat bahwa wangsit bangus bisa tiba dari sumber yang sama sekali tidak terduga. Bahkan dari anak kecil yang berumur 4 tahun. Ide itu bisa mempunyai kegunaan untuk pelanggan terbaru, atau memperbaiki sebuah proses yang akan menciptakan tim anda lebih berpengaruh dari sebelumnya. Bahkan tiba dari pelanggan kita sendiri, sebab ide-ide itu terbuka, baru, pikiran baru. Setiap saran dari mendengarkan siapapun bisa diubah menjadi wangsit yang gres untuk memperbaiki menjadi lebih baik.
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!