4 Cara Menghindari Kesalahan Umum Pada Start-Up

- Mei 09, 2019
Bisnis Startup - Perusahaan rintisan atau bisnis startup yakni perusahaan-perusahaan yang belum usang beroperasi atau masih gres didirikan dalam fase pengembangan. Bagi jutaan orang diseluruh dunia, tidak pernah ada daerah yang lebih menarik hati untuk memulai sebuah perusahaan Start-up. Beberapa karakteristik perusahaan Startup tersebut diantaranya:
  • Usia perusahaan kurang dari 3 tahun
  • Jumlah pegawai kurang dari 20 orang
  • Pendapatan kurang dari $ 100.000/tahun
  • Masih dalam tahap berkembang
  • Umumnya beroperasi dalam bidang teknologi
  • Produk yang dibentuk berupa aplikasi dalam bentuk digital
  • Biasanya beroperasi melalui website

Berikut yakni 4 cara menghindari kesalahan umum yang sering terjadi pada perusahaan startup
  • 1) Pelajari Kapan Untuk Mengatakan Tidak
Kebanyakan start-up dimulai dengan percikan kreativitas kecil. Yang memotivasi dirinya menjadi salah satu inspirasi manis untuk menciptakan produk atau jasa. Menjaga kesederhanaan ini menawarkan anda fokus dan memungkinkan calon investor untuk memahami dasar yang menempel pada bisnis anda. Hal ini juga menciptakan bisnis ramping, dan memastikan bahwa semua sumber daya berdedikasi untuk membuatkan inspirasi tunggal menjadi sesuatu yang luar biasa. 

Namun, ada kalanya dikala muncul sebuah percikan menjadi ide-ide baru, anda sanggup gampang kehilangan fokus dan mulai memperluas model bisnis anda sebelum produk unggulan anda dikenal banyak orang. Dispersi yakni salah satu ancaman pertama start-up yang akan anda hadapi. Melakukan terlalu banyak akan menciptakan sumber daya anda terlalu cepat menyebar, tipis dan membingungkan audiens anda dan juga investor

Mungkin sebelum produk awal atau unggulan anda belum besar lengan berkuasa dipasaran. Ketika ada muncul ide-ide baru, mungkin lebih baik kalau dibentuk dalam catatan kecil untuk cabang masa depan. Sehingga sudah sempurna waktunya, perjuangan anda bisa diperluas. 

Baca Juga : 5 Cara Menghemat Uang Dalam Membangun Bisnis Startup Lebih Baik

  • 2) Apakah Anggaran Anda Kuat Untuk Keadaan Darurat
Meremehkan biaya anda dalah cara yang niscaya untuk menyabot peluang keberhasilan anda. Tujuan dari start-up harus berkembang, tapi itu tidak cukup untuk merencanakan anggaran yang ketat yang memungkinkan anda untuk bertahan hidup. Tanpa uang yang tersedia untuk pertumbuhan atau membobol pasar, modal ini akan cepat mengering sebelum pendapatan anda mempunyai kesempatan untuk mencapai kesuksesan.

Terlalu banyak pengusaha yang fokus pada biaya dan laba dari produk mereka yang sebenarnya, tanpa mempertimbangkan biaya-biaya lain ibarat biaya legal, riset pasar atau staf pemanis yang mungkin perlu dibawa untuk mengatasi pertumbuhan.

Selalu menyertakan honor yang realistis untuk diri sendiri dalam proyeksi biaya anda. Meskipun anda mungkin bersedia untuk bekerja lebih banyak dari honor yang terima, namun itu bisa menjadi motivasi bagi anda untuk terus bekerja.

  • 3) Membangun Tim Kuat 
Teman dan anggota keluarga merupakan jaringan dukungan penting bagi pemilik bisnis, dan penting untuk mengelilingi diri anda dengan orang yang bisa dimintai pesan yang tersirat yang jujur. Namun, kuncinya yakni untuk menciptakan perbedaan yang terperinci antara pertolongan langsung dan profesional. Mempekerjakan orang yang bisa mendapatkan sesuatu, bukan hanya orang-orang yang berakal bergaul.

Jangan jatuh dalam perangkap dimana anda sanggup melakukannya semuanya. Menjalankan bisnis membutuhkan banyak sekali keterampilan dan pengalaman, dan seorang pengusaha yang cerdas akan membangun tim mereka untuk menyeimbangkan kelemagan mereka sendiri. Pastikan tim inti anda termasuk orang-orang yang membawa sesuatu ke meja selain kekerabatan langsung dengan anda.
  • 4) Tahu Kapan Bertahan dan Kapan Keluar
Tidak ada pemilik bisnis ingin menutup pintu pada sebuah proyek yang telah menawarkan uang kepada mereka, harapan, keinginan dan kerja keras. Namun, mengetahui kapan harus mendapatkan kegagalan sengat penting kalau anda ingin bertahan hidup untuk mencoba lagi. Seperti yang dikatakan Henry Ford " Kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdas". Tahu kapan sudah cukup meneria kerugian sembelum itu tumbuh menjadi sesuatu yang terlalu besar untuk pulih. 

Meluncurkan start-up sukses dan mengubahnya menjadi bisnis yang menguntungkan yakni membutuhkan perjuangan besar. Hal ini membutuhkan kesabaran, keterampilan, ketekuran dan kemampuan untuk menangkap peluang. Anda mungkin tidak bisa melakukannya dengan benar pada pertama kalinya, tapi berguru dari kesalahan orang lain dengan cepat bisa melacak keberhasilan anda berikutnya. 
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!