10 Tips Untuk Kepemimpinan (Manajer) Yang Efektif Dalam Perjuangan Sukses

- Mei 09, 2019
Motivasi Bisnis Pemimpin - Sebagai seorang pemimpin yang efektif, anda bertanggung jawab untuk kesejahtraan dan produktivitas staf anda. Maka, anda yaitu penghubung antara pekerja (karyawan) dan administrasi tingkat atas. Kamu mungkin bertanggung jawab untuk satu orang atau ratusan, tapi bagaimanapun anda mempunyai tanggung jawab. Kepemimpinan yaitu proses memengaruhi atau memberi pola oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisas. Benarkah bahwa seorang pemimpin efektif selalu mempunyai sifat tertentu menyerupai berkharisma? Kelihatannya iya, kita lihat ketika Bung Karno berpidato. Orang yang mendengar niscaya membisu untuk mendengar, begitu juga dengan Jenderal Sudirman. 

Menjadi seorang pemimpin yang baik berarti memimpin dengan kepala cuek dan mengatakan pola yang baik juga. Sebenarnya posisi ini sangat sulit, makanya menjadi menajer itu tidak mudah. Selalu ingat walau mereka bekerja alasannya yaitu digaji, tetapi anda juga harus tahu mengapa karyawan ada di perusahaan ini? Apa yang menciptakan mereka tetap bersama perusahaan sesudah mengalami hari yang jelek atau ahad yang buruk? Jangan berasumsi kalau alasannya yaitu uang. 

Kepemimpinan Menurut Para Ahli :
  • Rauch & Behling (1984) - Kepemimpinan yaitu proses mempengaruhi aktifitas-aktifitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan.
  • George R. Terry  - Kepemimpinan yaitu suatu kegiatan mempengaruhi orang-orang semoga mereka suka berusaha mencapai tujuan-tujuan kelompok.
  • Ordway Tead (1929) - Kepemimpinan sebagai perpaduan perangai yang memungkinkan seseorang bisa mendorong pihak lain menuntaskan tugasnya.
  • Hemhill & Coon (1995) - Kepemimpinan yaitu sikap dari seorang individu yang memimpin aktifitas-aktifitas suatu kelompok kesuatu tujuan yang ingin dicapai bersama (shared goal).
  • Tannenbaum, Weschler,& Massarik (1961) - Kepemimpinan yaitu imbas antar pribadi, yang dijalankan dalam situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi, kearah pencapaian satu atau beberapa tujuan tertentu.
  • Kartini Kartono (1994 : 48) - Kepemimpinan itu sifatnya spesifik, khas, diharapkan bagi satu situasi khusus. Sebab dalam suatu kelompok yang melaksanakan aktivitas¬aktivitas tertentu, dan mempunyai suatu tujuan serta peralatan¬peralatan yang khusus. Pemimpin kelompok dengan ciri-ciri karakteristik itu merupakan fungsi dari situasi khusus.
  • Katz & Kahn (1978) - Kepemimpinan yaitu peningkatan imbas bertahap pada, dan berada diatas kepatuhan mekanis terhadap pengarahan-pengarahan rutin organisasi.
  • Locke & Associates (1997) - Kepemimpinan sanggup didefinisikan sebagai proses membujuk (inducing) orang-orang lain untuk mengambil langkah menuju sasaran bersama .
  • Reed (1976) - Kepimpinan yaitu cara mempengaruhi tingkah laris insan supaya usaha itu sanggup dilaksanakan mengikut kehendak pemimpin.
  • P. Pigors “Ledearship and Domination” - Kepemimpinan yaitu suatu proses saling mendorong yang mengontrol daya insan dalam mengejar tujuan bersama, melalui interaksi yang berhasil dari perbedaan-perbedaan individual.

Berikut yaitu beberapa tips untuk menjadi seorang manajer (pemimpin) yang lebih efektif:
  • 1) Kenali Pekerja/Karyawan Anda
Anda mempunyai tim yang andal dalam perusahaan. Mereka bekerja keras untuk sebagian besar waktu anda dan mereka layak menerima pengakuan. Ada banyak orang yang akan bekerja keras bersama untuk sebuah tepukan di punggung mereka dan untuk gaji. Ketika salah satu karyawan kau melaksanakan sesuatu yang patut dicontoh, ketahuilah atas upaya mereka. Berikan mereka dorongan motivasi yang besar. (baca Juga5 Cara Kreatif Memotivasi Karyawan Untuk Lebih Produktivitas)

Ada yang bisa bekerja lebih dari delapan jam, namun ada juga yang tidak. Tak bisa dipungkiri anda pernah melihat sobat kerja yang bisa menangani banyak tugas, banyak proyek, kerja dari pagi ke pagi. Tapi bukan berarti mereka tidak akan mengalami kelelahan fisik. Maka sebagai pemimpin, itu mungkin sangat baik untuk waktu tertentu. Jangan hingga mereka emosi dan stress akhir kelebihan jam kerja. Bagaimana sesudah beberapa bulan lagi ia sakit dan tidak bisa bekerja. Tentu sama saja, kan! Apalagi kerja keras mereka tidak disertai dengan gaji, dan kemudahan lainnya. 

Pahamilah dampak secara fisik, bekerja melebihi kemampuan juga bisa dilihat dari kesehatan fisik. Misalnya cepat stress dan kekebalan badan berkurang hingga gampang terjangkit penyakit. Nah, jikalau karyawan anda semua sakit, makan pemasukan usaha anda bisa berkurang.

  • 2) Menerima Kesalahan Karyawan
Sebagai pemimpin, anda yaitu perisai bagi karyawan anda. Kamu membela mereka dari kemauan manajemen. Menerima keluhan mungkin makian ketika pelanggan anda marah. Ketika sesuatu berjalan salah, segera mendapatkan tanggung jawab dan disalahkan untuk sebuah kegagalan. Seorang manajer atau pemimpin yang elok akan mendapatkan disalahkan dan kemudian mempelajari sistem untuk mencegah kesalahan itu.

Ketika salah satu bawahan Anda menciptakan kesalahan, jangan bersikap seakan-akan Anda berkuasa atas mereka. Apa yang sedang anda lakukan yaitu menciptakn sebuah budaya dimana karyawan merasa nyaman ketika melaksanakan suatu kesalahan. Pekerja yang berguru dari kesalahan akan tumbuh menjadi pekerja yang lebih baik.

  • 3) Sebaiknya Karyawan Mengetahui Harapan dan Tujuan Perusahaan
Banyak tipe kepemimpinan yang selalu menyalahkan bawahannya, padahal Ia sendiri tak mengenal pegawainya. Lalu, tidak pernah sama sekali memberitahukan apa bergotong-royong yang diinginkan oleh perusahaan atau sebagai pemimpin. Anda selalu berharap mencapai tujuan dan mendapatkan keberhasilan?

Pastikan setiap karyawan mengetahui apa yang ditargetkan. Tujuan yang kongkrit untuk dicapai akan menciptakan pekerja anda fokus bekerja. Uraikan secara terang apa saja target, tenggat waktu dan kesannya untuk apa?

Selalu berikan masukan yang berorientasi pada tujuan. Lakukan pertemuan dalam skala tim kecil atau secara perorangan. Cara ini bisa menciptakan anda mengetahui kemauan karyawan dan mengatakan lebih detail tujuan anda.

  • 4) Bersikap Adil
Setelah menetapkan harapan. Pastikan juga apa konsekuensi atas kesalahan yang sama untuk setiap karyawan. Jika anda mempunyai lebih dari satu karyawan yang terus menerus terlambat, jangan alasannya yaitu ia pegawai lama, atau sesuai sasaran kemudian membiarkannya.

Saya sendiri pernah mengalami hal itu. Dalam daerah saya bekerja, seorang marketing ketika itu jabatannya sebagai Head Marketing. Selalu suka-suka datang, alasannya yaitu ia berpikir kalau bukan dirinya perusahaan itu tidak bisa berjalan. Kemudian saya lihat bos saya waktu itu hanya menegur saja, sementara yang lain habis-habisan dimarahi. Menurutku itu tidak adil. 

  • 5) Tampilkan Semangat/ Hasrat 
Biarkan rekan kerja anda melihat gairah yang anda miliki untuk perusahaan dan jabatan. Gairah perjalanan karir anda dari mulai level bawah, dan anda berada digaris depan. Antusiasme yang bersinar melalui pori-pori anda, melalui semua kata-kata ketika berbicara, melalui semua kiprah yang anda lakukan. Jika kau bersemangat untuk mencapai sesuatu, rekan-rekan anda akan mengikutinya. Begitu juga jikalau anda sebagai pemilik usaha. 

  • 6) Bersedia Mengerjakan Tugas Paling Rendah
Anda perlu tahu bagaimana melaksanakan tugas-tugas semua karyawan. Anda mungkin tidak semahir menyerupai mereka, tetapi anda perlu menyadari fungsi mereka. Anda juga harus bersedia untuk menyapu lantai kotor dengan rekan kerja anda. Ini yaitu kepingan penting dari membangun tim. 

  • 7) Menjaga Kemarahan 
Kemarahan anda sanggup menyebar menyerupai api melalui rekan kerja anda. Anda mungkin murka pada situasi daripada karyawan tertentu, tetapi anda perlu tetap mengontrol kemarahan. Ketika anda marah, percikan kemarahan tidak perlu dirasakan karyawan. 

  • 8) Kepercayaan pada Staff
Anda mempekerjakan karyawan untuk melaksanakan kiprah tertentu. Setelah meyakinkan diri sendiri bahwa karyawan gres anda sanggup melaksanakan pekerjaan, hal itu memungkinkan mereka untuk melaksanakan kiprah tanpa hambatan. Informasikan pekerja wacana tanggung jawab pekerjaan mereka secara terus-menerus dengan baik. 

  • 9) Bicara Terbuka dengan Staff anda
Tetap berada dalam komunikasi terbuka. Berbicara dengan staff anda wacana barang-barang pribadi. Berbicaralah dengan staff anda wacana apa yang sedang dikejar perusahaan. Anda tentu ingin merasa nyaman ketika berbicara dengan pekerja anda, memperlihatkan saran dan juga peduli wacana perusahaan. Lingkungan yang terbuka di mana semua orang merasa nyaman jauh lebih produktif.

Jangan menjadi pemimpin yang suka menciptakan karyawan merasa ia sedang mengganggu anda ketika mengutarakan pertanyaan atau masalah. Jangan juga mengadu domba pekerja dan meminimalisir problem karyawan dan pastikan selalu mengatakan balasan atas pertanyaannya. 

Baca JugaCara Mengelola Karyawan Bermasalah Pada Usaha Kecil anda

  • 10) Selalu Private
Karyawan anda suatu hari nanti akan menciptakan kesalahan. Ketika mereka menciptakan kesalahan, jangan menegur mereka di depan umum. Ini yaitu sesuatu yang merusak moral untuk semua orang. Anda harus mendorong staff anda untuk berjuang untuk kesempurnaan. Ingat, suasana hati anda mempengaruhi bahwa rekan kerja anda. Karyawan yang bahagia akan lebih produktiv. 

Tips Tambahan:
  • Selalu bersikap baik pada tim, ingat tanpa mereka anda tidak akan berhasil
  • Selalu merayakan untuk setiap keberhasilan tim anda
  • Jangan memarahi seluruh departemen alasannya yaitu kesalahan satu orang. 
  • Konflik diantara karyawan harus segera ditangani semoga tidak berkelanjutan alasannya yaitu suasana dalam kantor bisa menyebabkan karyawan lain teranggangu.
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!