Pengertian Resiko Dan Administrasi Risiko

- April 26, 2019
Pengertian Risiko yaitu bahaya, jawaban atau konsekuensi yang sanggup terjadi jawaban sebuah proses yang sedang berlangsung atau insiden yang akan datang. Dalam bidang asuransi, risiko sanggup diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana jikalau terjadi suatu keadaan yang tidak dikehendaki sanggup mengakibatkan suatu kerugian. Risiko selalu menghadang setiap individu maupun aneka macam institusi, termasuk organisasi bisnis. Resiko, dalam administrasi resiko, mempunyai beberapa tingkatan (derajat resiko/ risk degree), yaitu resiko besar dan resiko kecil.

Manajemen risiko yaitu suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian acara insan termasuk: Penilaian risiko, pengembangan taktik untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan memakai pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. (Wikipedia)

Pengertian Manajemen resiko yaitu sebuah sistem pengawasan resiko serta sistem tunjangan inventaris, harta benda, keuntungan, dan hak milik sebuah tubuh perjuangan atau perusahaan atau pun perorangan dari kemungkinan kerugian yang dialami sebagai jawaban adanya suatu resiko. 

Sasaran dari pelaksanaan administrasi risiko yaitu untuk mengurangi risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada tingkat yang sanggup diterima oleh masyarakat. Hal ini sanggup berupa aneka macam jenis ancaman yang disebabkan oleh lingkungan, teknologi, manusia, organisasi dan politik. Di sisi lain pelaksanaan administrasi risiko melibatkan segala cara yang tersedia bagi manusia, khususnya, bagi entitas administrasi risiko (manusia, staff, dan organisasi).

Pengertian Resiko Menurut Beberapa Para Ahli :
Pengertia Risiko berdasarkan Sr. Diacon dan RL. Carter, menyampaikan : 
“ Risiko itu ada setiap kali orang tidak menguasai dengan sempurna, atau mengetahui lebih dulu mengenai masa depan  
Arthur Williams dan Richard, M. H. - ”Resiko yaitu suatu variasi dari hasil-hasil yang sanggup terjadi selama periode tertentu” 
A. Abas Salim  - ”Resiko yaitu ketidaktentuan (uncertainty) yang mungkin melahirkan insiden kerugian (loss)” 
Soekarto - ”Resiko yaitu ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa” 
Herman Darmawi - ”Resiko yaitu probabilitas suatu hasil yang berbeda dengan yang diharapkan”. 
Prof Dr.Ir. Soemarno,M.S. - ”Suatu kondisi yang timbul lantaran ketidakpastian dengan seluruh konsekuensi tidak menguntungkan yang mungkin terjadi disebut resiko” 
Sri Redjeki Hartono - ”Resiko yaitu suatu ketidakpastian di masa yang akan tiba perihal kerugian” 
Subekti - "Resiko kewajiban memikul kerugian yang disebabkan lantaran sutau insiden di luar kesalahan salah satu pihak” 
Ahli Statistik - Resiko yaitu derajat penyimpangan sesuatu nilai disekitar suatu posisi sentral atau di sekitar titik rata-rata.
Jenis-jenis risiko yang umum di kenal dalam perjuangan asuransi antara lain meliputi:
• Risiko murni atau pure risk adastian terjadinya suatu kerugian atau dengan kata lain hanya ada suatu peluang merugi dan bukan suatu peluang keuntungan. Risiko murni yaitu suatu risiko yang bilamana terjadi akan menawarkan kerugian dan apabila tidak terjadi maka tidak mengakibatkan kerugan namun juga tidak mengakibatkan keuntungan. Risiko ini akhirnya hanya ada 2 macam: rugi atau break event, misalnya yaitu pencurian, kecelakaan atau kebakaran.

• Risiko spekulatif atau speculative risk yaitu risiko yang berkaitan dengan terjadinya dua kemungkinan, yaitu peluang mengalami kerugian financial atau memperoleh keuntungan. Risiko ini akhirnya ada 3 macam: rugi, untung atau break event, misalnya yaitu investasi saham di bursa efek, membeli undian dan sebagainya.

• Risiko individu atau individual risk yaitu kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada kehidupan sehari-hari. Misalnya risiko yang akan tibul bila kita mempunyai rumah, mobil, melaksanakan investasi usaha, atau menyewa apartemen. Risiko ini di bagi ke dalam tiga macam risiko, yaitu:

Risiko pribadi atau personal risk, yaitu risiko yang mempengaruhi kapasitas atau kemampuan seseorang dalam memperoleh keuntungan, cotohnya yaitu mati muda, uzur, cacat fisik, dan kehilangan pekerjaan.

Risiko harta atau property risk yaitu risiko terjadinya kerugian keuangan apabila kita mempunyai suatu benda atau harta. Yaitu adanya peluang harta tersebut untuk hilang, di curi, atau rusak. Kehilangan suatu harta sanggup di bedakan menjadi dua jenis:

a)Kerugian pribadi atau direct losses terjadi apabila harta kita hilang atau rusak. Kerugian finansial terjadi lantaran kita kehilangan nilai dari harta tersebut, uang yang kita investasikan di dalamnya dan biaya yang di gunakan untuk menggantikannya.

b)Kerugian tidak pribadi atau indirect losses (consequential) yaitu setiap kerugian yang terjadi jawaban kerugian asal (original losses). Contoh dari kerugian ini yaitu kehancuran rumah lantaran petaka sehingga kita harus mengeluarkan biaya untuk daerah tinggal sementara dan renovasi rumah.

Risiko tanggung gugat atau liability risk yaitu risiko yang mungkin kita alami atau derita sebagai tanggung jawab jawaban kerugian atau lukanya pihak lain. Jika kita mennggung kerugian seseorang, maka kita harus membayarnya, sehingga kerugian pihak lain mengakibatkan kita mengalami kerugian finansial. Contohnya yaitu memberi ganti rugi kepada orang jawaban anda menabraknya.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Risiko
https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_risiko
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-resiko/
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!