Jenis - Jenis Bisnis Dan Tujuan Bisnis

- April 24, 2019
Bisnis yaitu suatu kegiatan organisasi, perseorangan, atau sekelompok orang yang menjual barang atau jasa kepada konsumen (masyarakat) atau kepada pebisnis lainnya, untuk mendapat laba/keuntungan (profit). Secara historis kata bisnis dari bahasa inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan acara dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Tujuan utama dari kegiatan bisnis intinya yaitu guna memperoleh keuntungan atau keuntungan, meskipun tingkat kesuksesan daripada kegiatan ini belum sanggup dipastikan namun tidak sedikit masyarakat umum yang mencoba peruntungannya di bidang ini.

Kegiatan berbisnis pada dasarnaya tidak hanya mengacu pada individu sebagai pelakunya. Umumnya kegiatan berbisnis dilakukan oleh suatu forum tertentu yang memproduksi suatu barang dalam skala tertentu dan lalu mempromosikannya sebagai kebutuhan masyarakat luas yang hasilnya sanggup memberinya keuntungan. Dari mulai pebisnis skala kecil sampai skala besar mulai bermunculan, bahkan banyak pebisnis muda yang bermunculan dengan banyak sekali produk yang ditawarkannya, hal ini pertanda betapa kegiatan berbisnis begitu diminati bahkan pada banyak sekali range usia.
 atau sekelompok orang yang menjual barang atau jasa kepada konsumen  Jenis - Jenis Bisnis dan Tujuan Bisnis

Kegiatan bisnis sebagai suatu entitas ekonomi tidak hanya bergelut dalam suatu lingkup perjuangan saja. Kegiatan bisnis yang umumnya dilakukan dalam suatu perusahaan tidak begitu saja sanggup terpisahkan dari masyarakat. Membuka perjuangan bisnis bagi pemula tentunya dibutuhkan skill khusus dan banyak sekali pengetahuan di bidang bisnis. Memulai bisnis tanpa pelajaran yang cukup tidak akan menghasilkan profit sesuai dengan yang diinginkan.

Jenis-Jenis Bisnis
Berdasarkan kegiatannya bisnis dibagi menjadi tiga, yaitu:
  • Production (Produksi) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengolah suatu materi atau sumber-sumber yang ada biar tercipta suatu produk yang memiliki nilai guna yang lebih tinggi (menaikan faedahnya).
  • Distribution (Distribusi) yaitu suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai, sewaktu dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan.
  • Consumtion (Konsumen) yaitu setiap orang pemakai barang dan jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
Jenis-Jenis Bisnis
  • Manufaktur yaitu bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, lalu dijual untuk mendapat keuntungan. Contoh manufaktur yaitu perusahaan yang memproduksi barang fisik ibarat kendaraan beroda empat atau pipa.
  • Bisnis jasa yaitu bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapat keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa yaitu konsultan dan psikolog.
  • Pengecer dan agen yaitu pihak yang berperan sebagai mediator barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen yaitu agen atau pengecer. lihat pula: Waralaba
  • Bisnis pertanian dan pertambangan yaitu bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, ibarat tumbuhan atau mineral tambang.
  • Bisnis finansial yaitu bisnis yang mendapat keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
  • Bisnis isu yaitu bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
  • Utilitas yaitu bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, ibarat listrik dan air, dan biasanya dibiayai oleh pemerintah.
  • Bisnis real estate yaitu bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan menyebarkan properti, rumah, dan bangunan.
  • Bisnis transportasi yaitu bisnis yang mendapat keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.
  • Bisnis online yaitu bisnis yang dilakukan secara online lewat internet. Dalam bisnis online, barang apa saja sanggup diperjuabelikan layaknya pada bisnis pada umumnya. Untuk sanggup berbisnis secara online, banyak media yang sanggup dimanfaatkan, salah satunya yaitu website, facebook, twitter, instagram, path, blog dan lainnya.

Tujuan bisnis:
  • Profit (keuntungan) - seseorang atau organisasi melaksanakan bisnis tujuan utamanya yaitu mencari keuntungan
  • Growth (pertumbuhan) - selain mencari keuntungan, bisnis juga dilakukan bertujuan untuk menambah pertumbuhan ekonomi
  • Continuity (berkesinambungan) - kegiatan bisnis yaitu kegiatan yang berkesinambungan, maksudnya melaksanakan kegiatan bisnis bertujuan untuk menyambung bisnis yang sebelumnya
  • Stability (stabilitas) - kegiatan bisnis juga bertujuan untuk menstabilkan ekonomi
  • Public Service (pelayanan umum) - bisnis yang bertujuan untuk melayani kebutuhan masyarakat. misalnya  BUMN
  • Will Fare (sejahtera) - bisnis ini bertujuan untuk mensejahterakan sesuatu yang perlu di sejahterakan

Pihak-pihak yg berkepentingan dalam suatu Bisnis (Stakeholders)
Adapun pihak-pihak yang berkepentingan dalam suatu bisnis, yaitu pemilik (owner), kreditor (creditor), karyawan (employee), pemasok, (supplier) dan pelanggan (costumer). Kelima Stakeholders tersebut dijelaskan sebagai berikut:
  • 1. Pemilik (Owner/employer)
Setiap bisnis dimulai dari suatu inspirasi mengenai produk atau jasa yang diciptakan oleh satu atau beberapa usahawan. Para usahawan sangat penting bagi pengembangan bisnis gres sebab sanggup membuat produk baju/memperbaiki yang sudah ada yang diinginkan oleh konsumen. Banyak perusahaan tumbuh sebab menerbitkan saham-saham baru, sehingga ada aliran dana yang masuk ke perusahaan.

  • 2. Kreditor (Creditor)
Kreditor merupakan salah satu pihak yang memperlihatkan sumbangan pendanaan ke perusaaan. Kreditor sanggup berupa forum keuangan, maupun individu. Disisi lain, forum keuangan akan memperoleh pendapatan berupa pendapatan bunga.

  • 3. Karyawan (Employee)

Karyawan dalam perusahaan mencakup karyawan operasional dan karyawan di posisi manajerial (level of management). Untuk mencapai tujuan perusahaan, tugas karyawan sangat dibutuhkan dan memegang peranan yang sangat penting. Oleh sebab itu, perusahaan harus memperlihatkan imbalan jasa (kompensasi) atas jasa mereka pada perusahaan. Bentuk imbalan jasa itu sanggup berbentuk financial (gaji, bonus, dll) ataupun bentuk non-financial (fasilitas kendaraan atu rumah, tiket liburan, dll.).

  • 4. Pemasok (Supplier)
Peranan pemasok sangat penting bagi perusahaan. Bagi perusahaan manufaktur, ketersediaan materi baku akan memperlancar proses produksi, demikian juga sebaliknya.

  • 5. Pelanggan (customer)
Perusahaan tidak sanggup bertahan hidup tanpa ada pelanggan. Loyalitas pelanggan akan menjaga kelangsungan bisnis perusahaan. Untuk menarik konsumen perusahaan harus menyediakan produk atau jasa yang berkualitas dan terjangkau harganya sehingga konsumen merasa puas.

Sumber rujukan : wikipedia/ 
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!