Apa Itu Anjuran Usaha? Isi, Syarat Dan Jenis - Jenis Anjuran Usaha

- April 25, 2019
Proposal perjuangan yaitu dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausahawan yang menggambarkan semua unsur yang relevan, baik internal maupun eksternal, mengenai perjuangan atau proyek baru, atau sanggup dikatakan bahwa proposal perjuangan merupakan dokumen tertulis yang berisi mengenai perjuangan gres yang sedang direncanakan. Proposal perjuangan hendaknya harus asli/ murni yang dibentuk oleh wirausahawan sendiri dan tidak sekedar menyalin proposal perjuangan milik orang lain. Proposal perjuangan meliputi target dan strategi. Sasaran yaitu apa yang dicapai perusahaan sedangkan taktik yaitu arah tindakan untuk mencapai target usaha. Proposal perjuangan tidak sanggup disusun sembarangan, alasannya proposal perjuangan merupakan citra yang terang mengenai perjuangan yang akan diajukan. Dengan kata lain, proposal perjuangan memilih masa depan usaha. 

Pengertian proposal dari beberapa pandangan dari para ahli:
Proposal perjuangan yaitu dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausahawan yang menggambarkan Apa Itu Proposal Usaha? Isi, Syarat dan Jenis - Jenis Proposal Usaha
  • 1. Hasnun Anwar (2004 : 73) proposal yaitu : planning yang disusun utnuk aktivitas tertentu.
  • 2  Jay (2006 : 1) proposal yaitu alat bantu administrasi standar semoga menajemen sanggup berfungsi secara efisien.
Kegunaan proposal perjuangan diantaranya:
  • Sebagai fatwa pelaksanaan aktivitas usaha
  • Sebagai alat untuk memilih kelayakan aktivitas perjuangan (feasibility study),
  • Sebagai alat untuk meyakinkan penanam modal dan pemberi kredit (kreditur)
  • Sebagai fatwa penilaian pelaksanaan aktivitas usaha.

Syarat-syarat proposal yang baik diantaranya :
1.Jelas (Clear)
Yang dimaksud jelas, proposal harus sanggup memaparkan aktivitas perjuangan secara jelas, terutama mengenai:
  • Bidang usaha,
  • Status kepemilikan,
  • Surat izin tubuh perjuangan yang diperlukan,
  • Bentuk kerjasama yang ditawarkan,
  • Tenaga kerja,
  • Pesaing,
  • Bahan baku.
2. Singkat (Consice)
  • Proposal harus ditulis singkat tanpa melupakan kaidah-kaidah penulisan dan mengurangi kejelasan dan kelengkapan proposal. Harap diingat, bahwa dunia perjuangan selalu harus mengikuti perkembangan, akhirnya penyampaian sesuatu secara singkat dan sempurna pada target merupakan suatu keharusan.
3. Lengkat (Complete)
  • Proposal harus dibentuk secara lengkap, artinya proposal harus dibentuk dengan informasi pendukung. Kelengkapan informasi terutama mengenai pesaing dan peluang pasar akan sanagta menmbantu pelaksanaan usaha. Usaha menutup-nutupi informasi akan menimbulkan boomerang bagi pengelola usaha, alasannya pada waktunya akan diketahui juga.
4.Benar (Correct)
  • Kebenaran proposal sangat dipengaruhi oleh nurani pembuat. Jangan hingga alasannya ingin meyakinkan dan menciptakan proposal semenarik mungkin, penyusun menyembunyikan informasi-informasi yang dirasa kurang menguntungkan. Bila pada suatu waktu diketahui ketidakbenaran proposal, nama baik dan dapat dipercaya penyusun sangat dipertaruhkan. Adalah suatu  hal yang sangat sulit meyakinkan orang, jikalau pernah membohonginya. Dasar utama dari bisnis yaitu kepercayaan, akhirnya iman yaitu sesuatu yang sangat mahal.
5.Tidak kadaluarsa (Up to date)
  • Keakuratan dan ketetapan data pendukung sangat diharapkan dalam penyusunan usaha. Perkembangan ilmu dan teknologi yang sangat pesat mengharuskan aktivitas perjuangan mengikutinya. Proposal perjuangan demikian, ia harus dibentuk sesuai perkembangan. Perkembangan tidak hanya sebatas pada perkembangan ilmu dan teknologi saja, tetapi juga perkembangan peranan nilai-nilai yang dianut masyarakat.
Perkembangan-perkembangan yang harus diperhatikan dalam penyusunan proposal perjuangan sehingga kekiniannya(up to date) tetap terjaga diantaranya:
  • Harga dan perkembangan pesaing (competitor),
  • Selera masyarakat (the taste of society),
  • Peraturan pemerintah (the goverment rule),
  • Daya beli masyarakat (the buying power), dan
  • Perkembangan ilmu dan teknologi (Science and technology).
Isi Proposal Usaha
  • a. Tujuan yang Realistis
Tujuan yang hendak dicapai diubahsuaikan dengan kemampuan, spesifik dan sanggup diukur, serta ada kesatuan antara waktu dan parameternya.
  • b. Fleksibilitas
Proposal perjuangan harus sanggup diantisipasi dan memungkinkan munculnya alternatif taktik yang sanggup diformulasikan.
  • c. Batas Waktu
Sub-sub tujuan proposal perjuangan harus dibentuk secara berkesinambungan dan adanya penilaian wwaktu atau kemajuan yang akan dicapai di dalam usaha.
  • d. Komitmen
Usaha perlu menerima dukungan dari seluruh pihak yang terlibat, baik itu dari pihak keluarga kawan bisnis, karyawan, atau anggota lain.

Jenis - Jenis Proposal
Secara umum proposal di bedakan menjadi 4 jenis yaitu:
  • Proposal Bisnis /Usaha
Proposal ini berkaitan dengan dunia perjuangan dan bisnis, baik itu perseorangan maupun kelompok. teladan dari proposal ini contohnya proposal pendirian usaha, proposal dalam bentuk kerjasama antar perusahaan dan lain-lain.

  • Proposal Proyek - 
Proposal proyek ini lebih mengacu pada dunia kerja yang berisi serangkaian ragam dan planning bisnis atau yang bersifat komersil
misalnya proposal proyek pembangunan. 

  • Proposal Penelitian 
Jenis proposal ini lebih sering dipakai di bidang akademisi contohnya penelitian untuk pembuatan skripsi, tesis dan lainnya.
contoh dan isi dari proposal ini yaitu pengajuan aktivitas penelitan.

Proposal Kegiatan 
  • Proposal aktivitas yaitu pengajuan planning sebuah aktivitas baik itu bersifat individu maupun kelompok, contohnya proposal aktivitas pentas seni budaya.
Tujuan Proposal yaitu terutama untuk memperoleh pemberian dana, atau memperoleh dukungan atau sponsor, dan juga untuk memperoleh perizinan.

Unsur-unsur yang ada di proposal yaitu, nama atau judul kegiatan, kemudian di susul pendahuluan, kemudian tujuan, di teruskan waktu dan tempat, kemudian target kegiatan, susunan panitia, planning anggaran, penutup, dan terakhir tanda tangan dan nama terang.

Fungsi Proposal 
ternyata proposal mempunyai fungsi yang banyak dan bermacam-macam di antaranya yaitu :
Untuk melaksanakan penelitian yang berkenaan dengan agama, sosial, politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya.
  • Untuk mendirikan perjuangan kecil, menengah, atau besar.
  • Untuk mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah atau swasta.
  • Untuk mengajukan kredit kepada bank.
  • Untuk mengadakan program seminar, diskusi, pelatihan, dan sebagainya.
Sumber rujukan :
http://muthiafirariani.blogspot.co.id/
temukanpengertian.com
ambyaberbagi.com
http://prop-usaha.blogspot.co.id/
/daengbjo.wordpress.com
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!