7 Cara Menghadapi Kegagalan Ala Bos Starbuck, Howard Schultz

- April 30, 2019
Setiap orang pastinya pernah menghadapi duduk masalah dan mengalami kegagalan. Apa yang membedakan seorang yang pemenang dan seorang pecundang? Ya, perbedaan keduanya terletak pada cara mereka menghadapi duduk masalah dan kegagalan tersebut. Seorang pemenang tentu tidak mencari kambing hitam dan berani mengambil langkah-langkah perbaikan.

Howard Mark Schultz ialah seorang pebisnis dan penulis asal Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai ketua dan CEO Starbucks dan mantan pemilik Seattle SuperSonics. Tahukah Anda, ternyata Starbuck juga pernah mengalami permasalahan keuangan dan kondisi keuangannya terpuruk. Howard Schultz CEO Starbuck menunjuk Jim Donald untuk menggantikan dirinya sebagai CEO. Namun keputusan tersebut, bukanlah keputusan yang benar. Starbuck di bawah Jim Donald, belum bisa lepas dari duduk masalah keuangan dan bahkan terperosok makin dalam. Akhirnya Howard Schultz mengambil alih kembali dingklik CEO Starbuck dan merubahnya menjadi perusahaan yang menguntungkan.

Bagaimana cara Howard Schultz menghadapi kegagalan?
  1. Jangan menyalahkan orang lain dan diri sendiri. Jangan cari siapa yang salah, siapa yang benar lantaran hal tersebut membuang waktu dan sanggup mengakibatkan kita kehilangan arah. Menurutnya semua sudah terjadi dan tidak penting mencari siapa yang salah. Alih-alih cari siapa yang salah, segeralah cari bagaimana solusinya.
  2. Fokus pada solusi, cari tahu penyebab kegagalan. Fokuskan segala resources (pikiran, tenaga dan perhatian) pada solusi. Cari jalan yang terbaik bagaimana semoga bisa bangun kembali dalam waktu yang cepat.
  3. Tetap berorientasi pada visi dan misi awal. Gagal ialah sebuah peringatan, untuk melaksanakan perbaikan-perbaikan. Visi dan misi menjadi tujuan utama dan cari cara untuk mewujudkannya.
  4. Berinovasi dan lakukan hal-hal yang pernah dilakukan semoga bisa kembali bangkit. Singkirkan hal-hal yang menjadi penghalang dan penghambat. Buatlah perubahan yang besar. Starbuck harus melaksanakan banyak perubahan untuk bisa bangun dari 16 bulan krisis keuangan.
  5. Jangan pernah takut gagal, terlebih bila Anda pernah gagal. Ketakutan bukanlah alasan untuk berhenti berusaha. Terus bergerak, tetap melangkah dan mempunyai optimisme.
  6. Selalu jujur pada diri sendiri, karyawan, pelanggan dan semua orang. Usaha apa pun membutuhkan rasa percaya. Kejujuran ialah modal utama untuk mendapat rasa percaya.
  7. Ikuti perubahan yang terjadi lantaran dunia di sekitar kita akan terus mengalami perubahan. Kalau kita tidak bisa ikut, kita akan tertinggal. Perubahan merupakan cara terbaik untuk mencegah terjadinya kegagalan dan tetap cara terbaik pula yang bisa dipakai ketika kita ingin bangun sesudah mengalami kegagalan.

Terkadang, Kegagalan itu Perlu untuk …
Menurut Anda, apakah seseorang perlu mengalami sebuah kegagalan? Ternyata ujian, duduk masalah dan kegagalan ada untuk meningkatkan kemampuan kita dan meningkatkan pengalaman kita. Kegagalan juga berarti Anda sudah berusaha untuk mencoba melaksanakan sesuatu. 
Banyak kegagalan dalam kehidupan yang dialami oleh orang-orang, yang tidak menyadari bahwa bekerjsama keberhasilan mereka sudah sangat erat disaat mereka tetapkan untuk menyerah.Thomas Edison
Oleh lantaran itu segera bangun dari kegagalan, dan buatlah pilihan yang lebih baik untuk masa depan Anda.

Referensi
  • Monica Anggen, Erlita Pratiwi. 2016. 99 Perbedaan Cara Mengelola Waktu Miliarder Vs Orang Biasa. Jakarta: Grasindo.
  • Finansialku.com
 

Ketik dan Tekan Enter Untuk Mencari!